Ujian ke-37 (Jan 2025 / R6) Sesi Pagi No.63 Kaigofukushishi
Soal (bahasa Jepang asli)
Aさん(80歳、女性)は、脳梗塞(cerebral infarction)の後遺症で左片麻痺があり、介護老人保健施設に入所して在宅復帰に向けた訓練をしている。嚥下障害もあるため、経鼻経管栄養による栄養摂取をしているが、経口摂取できないことでイライラしてチューブを抜去したことがある。医師からは一時的な治療であると説明を受けて同意していた。
経管栄養中に介護福祉士が訪室すると、チューブを触りながら、「自分の口から食べたいから、このチューブを抜いてほしい。見た目も良くない」と訴えがあった。看護師に連絡し、チューブが抜けていないことを確認してもらった。
このときのAさんへの介護福祉士の対応として、最も適切なものを1つ選びなさい。
- 1チューブを抜かないようにAさんの右手を固定する。
- 2経管栄養が早く終わるように滴下速度を調節する。
- 3医師や看護師にAさんの思いを伝える。
- 4Aさんに胃ろうの造設を提案する。
- 5Aさんに経口摂取を提案する。
Lihat jawaban
Kunci jawaban 3
Poin pentingSampaikan perasaan pengguna layanan kepada dokter dan perawat, dan bekerja sama dengan tenaga medis.
Pembahasan
Perasaan Ibu A yang ingin selangnya dicabut dan ingin makan lewat mulut berkaitan dengan rencana pengobatan, sehingga pekerja perawatan bersertifikat tidak memutuskannya sendiri. Yang paling tepat adalah 3, yaitu menyampaikannya kepada dokter dan perawat serta bekerja sama dengan mereka.
- 1: Mengikat tangan termasuk pengekangan fisik (身体拘束) dan juga tidak menanggapi perasaan Ibu A, jadi salah.
- 2: Pengaturan kecepatan tetesan didasarkan pada instruksi dokter, dan mempercepatnya berisiko menyebabkan diare, muntah, dan lainnya, jadi salah.
- 4: Pembuatan gastrostomi adalah tindakan medis yang diputuskan oleh dokter, bukan sesuatu yang diusulkan oleh pekerja perawatan bersertifikat, jadi salah.
- 5: Ibu A mengalami gangguan menelan, dan boleh tidaknya makan lewat mulut diputuskan oleh dokter, jadi salah.
Pembahasan dalam bahasa Jepang
チューブを抜いてほしい、口から食べたいというAさんの思いは、治療方針に関わるため、介護福祉士が判断せず医師や看護師に伝えて連携する3が最も適切。
- 1:手を固定するのは身体拘束にあたり、Aさんの思いにも応えていないので誤り。
- 2:滴下速度の調節は医師の指示に基づくもので、速めると下痢や嘔吐などを招く危険があるので誤り。
- 4:胃ろうの造設は医師が判断する医療行為で、介護福祉士が提案するものではないので誤り。
- 5:嚥下障害があり、経口摂取の可否は医師が判断するので誤り。